Latest Products

Ngaku Dokter, Tipu Rp232 Juta

Order Detail


Ngaku Dokter, Tipu Rp232 Juta
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono (kanan) menunjukkan dua tersangka. Kedua tersangka menipu dokter melalui jejaring Facebook dan berhasil mendapatkan uang hingga puluhan juta rupiah.

Koran SINDO

SURABAYA - Pasangan suami istri (pasutri) yang baru menikah dua tahun, Eko Prasetyo Utomo, 29, dan Indah Suyanti, 21, harus mendekam di penjara.

Mereka kompak melakukan penipuan dengan mengaku sebagai dokter dalam akunnya di jejaring sosial Facebook . Dari pengakuannya sebagai dokter spesialis kandungan SpOG dan bekerja di RSU Dr Soetomo, pasutri ini berhasil meraup uang hingga Rp232 juta.

Uang tersebut didapat setelah berhasil memperdaya dua korban, yaitu dokter PC dan BS, di antaranya dari PC sebanyak Rp192 juta dan dari BS sebanyak Rp40 juta. Tersangka Eko mengaku bahwa dialah yang membuat ide. Dia meminta istrinya membuat akun Facebook dan mengaku sebagai dokter spesialis kandungan yang bekerja di RSU Dr Soetomo Surabaya.

Dalam akun Facebook tersebut, dia mencantumkan nama dr Indah Suyanti SpOG dan dr Debby Gita SpOG, lulusan Universitas Airlangga Surabaya. Untuk meyakinkan orang, tersangka Indah menggunakan foto orang lain dalam akun Facebook tersebut.

Belakangan diketahui bahwa foto yang digunakan adalah foto Ririn, bidan yang bekerja di salah satu klinik di kawasan Pandegiling. Foto-foto Ririn yang dipasang tersangka menggunakan seragam putih meyakinkan korban jika dia adalah dokter. Dari Facebook itu, akhirnya pelaku berteman dengan korban yang juga seorang dokter.

Dari pertemanan itu, mereka melakukan komunikasi, baik melalui Facebook maupun telepon secara langsung. Dalam perkenalan itu, akhirnya tersangka mengatakan kepada korban bahwa tersangka ingin merekrut korban supaya bekerja di klinik miliknya. Tawaran tersangka membuat korban tergiur dan kesempatan itu digunakan tersangka untuk mengambil keuntungan. Tersangka mengaku butuh uang untuk membeli perlengkapan klinik berupa alat-alat medis. Akhirnya, korban meminjami tersangka.

Tidak hanya itu, tersangka juga meminjam uang dengan alasan bahwa ibunya sedang sakit. “Kalau hubungan melalui SMS, saya yang menjawab, tapi kalau telepon langsung, istri saya yang menjawab. Ini semua ide saja,” kata Eko.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono menjelaskan bahwa peminjaman uang tersebut dilakukan bertahap. Uang itu ditransfer korban ke rekening yang ditunjuk tersangka. Dari beberapa kali transfer, totalnya mencapai Rp150 juta. Namun, dari pengakuan korban, uang yang dikeluarkan untuk tersangka sudah mencapai Rp192 juta. Satu korban lagi mencapai Rp40 juta.

Kasus ini terbongkar ketika korban berusaha melacak tersangka. Ketika ditanyakan ke IDI, ternyata nama dr Indah Suyanti dan dr Debby Gita tidak ada di daftar anggota IDI. Akhirnya kasus ini dilaporkan ke polisi.

“Dari uang yang berhasil dikumpulkan, tersangka menggunakannya untuk membeli mobil Avanza L 1702 GV seharga Rp120 juta. Kemudian, biaya variasi mobil Rp8 juta serta renovasi teras rumah Rp10 juta. Yang lainnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penipuan Kencan Online

Order Detail

Online-Dating-Scam

Media internet yang telah memasuki jutaan rumah tangga Indonesia. Internet dapat diakses dengan mudah termasuk melalui perangkat handphone dan aneka gadget pintar lainnya. Kemudahan berkomunikasi dengan dunia luar mendatangkan ancaman penipuan online yang semakin meningkat. Salah satunya melalui modus pertemanan atau kencan online.
Roby, lajang 32 tahun, seorang karyawan suatu perusahaan terkemuka di bilangan Sudirman, Jakarta. Beberapa minggu yang lalu tanpa sengaja ia berkenalan seorang makhluk manis bernama Bianca, asal Italy lewat facebook. Mereka cepat menjadi akrab dan sering bertukar foto, cerita termasuk hal-hal pribadi. Sesekali mereka bertemu secara live lewat video Skype.
Roby pun tak keberatan membelikan beberapa hadiah kecil buat si kenalan barunya. Sepertinya Bianca menyukai Roby dan ingin segera ke Indonesia. Bianca menceritakan bagaimana kerinduannya menikmati eksotika Indonesia…menelusuri pulau Bali berdua dengan Roby. Hal-hal ini diungkapkan berulang-ulang sehingga Roby pun tak keberatan mengirimkan sejumlah uang untuk biaya tiket pesawat Bianca ke Bali. Mereka akan menghabiskan beberapa hari bersama di sana. Roby pun telah memesan hotel sesuai tanggal rencana kedatangan Bianca.
Apa daya, Bianca tak kunjung datang. Roby hanya bisa menyesali kekonyolan dan kebodohannya. Ia pun hanya menceritakan kisah ini agar kejadian yang sama tidak menimpa orang lain.
Kisah Shinta sedikit berbeda. Ia berkenalan dengan seorang pria Australia juga lewat email yang nyasar ke inbox-nya. Sebagaimana banyak wanita Indonesia yang senang dengan wajah bule, Shinta girang dengan perhatian Andrew yang sering menyapanya secara romantis lewat email ataupun facebook. Walaupun pacaran jarak jauh, Shinta sangat bahagia seolah ia selalu berdekatan dengan Andrew. Entah berapa forto Andrew yang dikoleksinya.
Kebahagiaan Shinta semakin memuncak ketika Andrew berencana untuk datang menemui keluarga Shinta langsung. Mungkin ia akan melamarku, pikir Shinta berbunga-bunga. Kira-kira 2 minggu sebelum rencana kedatangannya Andrew memberi kabar bahwa ia mengirim suatu paket special untuk Shinta, langsung dari kotanya, Sidney. Paket tersebut akan tiba dalam 2 hari.
Benar saja, besoknya Shinta mendapat bukti pengiriman ‘Special Package’ lewat email. Dalam bukti pengiriman tersebut terlihat detail paket berupa berat lebih 100kg. Shinta bertanya-tanya, apa gerangan yang dikirimkan Andrew seberat itu. Dalam email yang menyertai bukti pengiriman tersebut disampaikan bahwa paket telah berada di Sidney dan akan segera dikirim setela Shinta mengirimkan uang sejumlah $700 (sekitar Rp 7 juta) ke perusahaan pengiriman barang tersebut. Metode pengiriman uang disampaikan lewat email yaitu melalui Western Union dengan kode tertentu.
Shinta yang tidak pernah menggunakan Western Union, segera meminta bantuan Desy, temannya, untuk mengirimkan sejumlah uang ke ‘perusahaam pengiriman’ tersebut. Beruntung rekan Shinta sedikit paham tentang apa yang terjadi.
“Jika kamu mendapat kiriman dari luar negeri, mestinya kamu gak perlu bayar apa-apa ke luar negeri dong. Kan semua sudah dibayar oleh pengirim di sana,” kata Desy. “Kalaupun ada yang harus dibayar, biasanya pajak atau bea masuk sesuai aturan Indonesia. dan dibayarkannya ke perusahaan di Indonesia atau Kantor Bea Cukai.”
Awalnya Shinta sulit diyakinkan bahwa ia kemungkinan ditipu. Ia merasa yakin Andrew adalah pria idamannya, pria yang baik dan tidak mugnkin menipunya. Di hari kedua ketika ia tidak juga menerima paket yang dijanjikan, ia mencoba menghubungi Andrew. Ia pun membaca artikel: Tipuan Pengiriman Paket dari Luar Negeri.  Ketika Shinta mencoba mengkonfirmasi, Andrew tiba-tiba hilang kontak dari Facebook. Ia tidak juga membalas email. Shinta barulah sadar bahwa ia hampir menjadi korban penipuan online.
Apa yang dialami Roby dan Shinta di atas hanyalah dua di antara begitu banyak cerita korban romansa online. Para penipu dapat menggunakan cara apapun untuk mendapatkan korban. Selain berpotensi kehilangan harta benda, para korban bisa saja kehilangan nyawa akibat romansa online.
Jette Jacobs, perempuan asal Australia Barat, merupakan satu diantara banyak korban kencan online yang diekspos media. Awalnya Jette berkenalan dengan seorang pria melalui internet. hubungan online mereka begitu akrab. Sang pacar pun pernah mengunjunginya, sehingga Jette semakin yakin. Ia pun tanpa sadar telah mengirimkan lebih $80.000 (lebih Rp800 juta) kepada si pacar. Suatu ketika Jette memutuskan untuk mengunjungi sang pacar ke negaranya. Rupanya itulah perjalanan terakhir Jette. Sehari setelah tiba di negara tersebut, ia ditemukan sudah tak bernyawa di hotelnya. Pelaku kejahatan tersebut tidak ketahuan sampai saat ini.

Pertemanan online, juga berpotensi menjerat para korban menjadi pelaku kejahatan seperti menyelundupkan uang, narkoba,dan barang berbahaya lainnya, tanpa disadarinya.

Facebook_scam
Waspadai penipuan modus ‘Jenderal Bule”
Sharon Amstrong, seorang warga Selandia Baru, memutuskan untuk menemui pacar online-nya di Argentina. Dalam salah satu penerbangan mereka di Argentina, Sharon ditangkap karena dialah yang menjinjing kopor yang di dalamnya ditemukan narkoba. Narkoba tersebut diselipkan sang pacar tanpa sepengetahuan Sharon. Kisah cinta Sharon pun berakhir di penjara kelam Argentina.
Kasus-kasus di atas, bukan tidak mungkin juga sangat marak di Indonesia. Bisa jadi karena ketidaktahuan, kurangnya sosialisasi serta ketidakhatihatian dalam menjalin pertemanan. Media sosial seperti facebook dan email memang kerap menjadi media yang paling mudah (baca juga: Aneka Penipuan Facebook). Lewat email para penipu seperti mengirimkan email spam yang sering digunakan juga untuk tipuan Nigeria, demi menjerat korban.
Bagaimanapun modusnya, perlu Anda ketahui bahwa:

  • Para penipu dengan modus kenalan online, akan melakukan cara-cara yang halus untuk mendapatkan simpati Anda. Proses perkenalan bisa berlangsung lama, dan mereka akan terlihat sangat sabar dan baik. benar-benar ideal untuk Anda,
  • Waspadalah bila ia mulai ‘berani’ minta uang. Bisa saja caranya halus dengan alasan orang tua atau adiknya sakit, harus segera dioperasi dll. Atau mungkin seperti kisah Roby, yang membelikan tiket pesawat karena sangat rindu bertemu,
  • Mereka akan melakukan apa saja sampai mendapatkan uang Anda. Kedepankan logika, jangan hanya menggunakan perasaan dan simpati semata,
  • Berhati-hatilah jika si dia meminta data perbankan misalnya nomor rekening dll. Bisa saja bukan Anda yang menerima uang, sebaliknya uang Anda yang melayang pergi.
  • Jika seseorang akan mengirim uang ke rekening Anda atau meminta bantuan Anda untuk membeli sesuatu, waspadalah. Bisa saja Anda dijebak secara halus ke dalam tindak kejahatan pencucian uang (money laundering).
  • Tidak sedikit juga kasus di Indonesia, dimana para wanita diperdaya, dijadikan teman kencan, diajak jalan-jalan ke luar negeri, tetapi pulangnya dititipi narkoba, baik disadari atau tanpa disadari. Bisa dibayangkan bagaimana tragis akhir dari romansa seperti ini.
  • Dia akan mengirim paket hadiah dengan nilai besar? Wah, ini modus lama yang telah sukses menguras uang para korban.

Facebook scam
Penipuan lewat Facebook, bisa menimpa siapa saja.
Tips Menghindari Penipuan Lewat Pertemanan Online:

  • Dalam segala hal, utamakan logika dan nurani Anda untuk mengambil keputusan. Apa yang terlalu menarik, bisa saja menjadi penyesalan Anda seumur hidup,
  • Hindari pertemanan yang terlalu akrab dengan orang yang tidak dikenal,
  • Sadari tanda-tanda bahaya dalam kencan online. Misalnya bila teman online Anda mulai meminta data-data pribadi, termasuk nomor rekening, nama bank, atau nama-nama anggota keluarga,
  • Jangan pernah mengirimkan uang ke orang yang baru Anda kenal secara online, apapun alasan mereka. Tidak sedikit yang sangat lihai memancing simpati dengan berbagai cerita karangan.
  • Jangan pernah membuka email dari pihak atau orang yang tidak Anda kenal, atau pihak yang Anda yakini tidak pernah berurusan dengan Anda sebelumnya. Itu bisa jadi email SPAM yang bisa berisi virus untuk mencuri data pribadi Anda (Phising), penipuan dengan modus menang undian, permintaan uang, atau ajakan pertemanan yang berpotensi berakhir tragis.
  • Pertemanan yang baik memiliki proses panjang. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal.

Kenalan dengan Tentara Bule, Malah Tekor Rp120 Juta

Order Detail
Foto yang Anda lihat bisa saja foto orang lain yang dimanfaatkan para komplotan penipu. (Foto: fakewarriors.org)
Foto yang Anda lihat bisa saja foto orang lain yang dimanfaatkan para komplotan penipu.
Berkenalan dengan pria asing di facebook dan media sosial lainnya boleh-boleh saja. Tetapi jangan lupakan logika Anda. Kalau tidak, bisa-bisa Anda malah menjadi korban penipuan seperti yang dialami Rini (nama samaran) yang tertipu Rp120 juta setelah berkenalan dengan seorang cakep asal Amerika di Facebook.
Kasus tersebut bermula ketika Rini mendapat undangan perkenalan di Facebook oleh seorang tentara bule bernama Sparrow Kenneth yang mengaku bertugas di Amerika. Foto profilnya tentu saja tentara bule berwajah cakep. Setelah cukup intens berkomunikasi, dan semakin akrab, tentara tersebut ingin mengirimkan paket uang dalam jumlah besar untuk investasi di Indonesia. Rini pun senang karena dipercaya untuk menerima uang tersebut.
“Setelah cukup intens, tersangka kemudian mengatakan akan berinvestasi di Indonesia dan hendak mengirimkan paket uang USD 800 ribu kepada korban,” kata Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Suharyanto sebagaimana dilansir Humas Polda Metro Jaya.
Rini yang dijanjikan akan diberikan sejumlah uang atas bantuannya menerima uang tunai tersebut pun kemudian menyanggupi permintaan tersangka. Rini tidak sadar bahwa ia sedang memasuki jerat komplotan yang diotaki warga Nigeria bekerjasama dengan sejumlah warga Indonesia. Itulah sebabnya modus ini dikelan di dunia sebagai Nigerian scam atau Tipuan Nigeria.
Ceritanya, Sparrow memberitahu Rini bahwa ia telah mengirim paket uang tersebut dan meminta Rini mengurusnya di Indonesia. Pada tanggal 18 Desember 2015, Rini dihubungi oleh Hanny Irawati yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai. Hanny Irawati memberitahu bahwa paket atas nama Rini sudah tiba di bandara Soekarno Hatta.
Tetapi, untuk mengeluarkan paket tersebut, Rini disyaratkan untuk mentransfer uang ke 2 rekening bank yang berbeda atas nama Aryanto Arby dan Hanny Irawati. Mengingat nilai paket uang yang dikirim jauh lebih besar, Rini pun kemudian menyanggupi mengirimkan uang sebesar Rp 120 juta.
Namun paket tidak juga sampai ke tanga Rini. Pada tanggal 21 Desember 2015, Rini diajak oleh para pelaku untuk bertemu di sebuah apartemen di kawasan Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel.
“Di situ, korban diperlihatkan paket uang oleh tersangka Prince (DPO), kemudian diperlihatkan uang 3 lembar black dollar masing-masing USD 100 yang bila diolesi dengan cairan kimia kemudian berubah menjadi dollar. Korban diberi selembar uang dollar senilai USD 100 hasil pencucian itu,” papar AKBP Suharyanto.
Selanjutnya, Rini diminta untuk mentransfer kembali uang Rp 210 juta untuk membeli cairan kimia tersebut agar paket uang secepatnya bisa diambil korban. Namun kali ini Rini tidak percaya lagi. Ia memutuskan tidak mentransferkan uangnya, melainkan melaporkan tersangka ke Subdit Cyber Crime Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Setelah mendapatkan laporan korban, tim Unit 3 Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kemudian memburu para pelaku pada tanggal 13 Januari 2016. Ada tiga orang yang ditangkap polisi yaitu CEM (46), WN Gambia yang ditangkap di Apartemen Aston Marina Tower C; AJ alias Lily alias Hanny Irawatu (36), WNI ditangkap di Apartemen Gading Nias Tower Emerald, Kelapa Gading, Jakut; dan DCS alias Sammy (25), WN Nigeria yang ditangkap di Rusun Petamburan lantai 1 Blok 6.
Tentu saja tidak ada satupun diantara mereka yang bule, apalagi tentara Amerika. Nama, foto dan status Facebook Sparrow Kenneth adalah palsu semata dan menggunakan foto orang lain untuk melancarkan aneka penipuan facebook.
Dalam penangkapan tersebut polisi menyita barang bukti berupa 5 unit laptop, 3 unit HP, 2 buah modem, paspor, 10 unit handphone, dan 18 buah SIM Card serta 27 buah rekening berikut 17 kartu ATM dan uang tunai Rp 10 juta.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 480 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP dan Pasal 3,4,5 UU No 8 Th 2010 tentang TPPU dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun.
Bagaimana dengan Rini? Uang Rp120 juta sepertinya takkan kembali. Tetapi keberanian melaporkan kasusnya ke polisi bisa jadi mencegah jatuhnya banyak korban berikutnya. Supaya tidak terjerat jebakan yang sama, selalu waspadalah, kedepankan logika bila berselancar di dunia maya. Jika kenalan online mulai meminta uang, sangat besar kemungkinan itu penipuan. Orang yang berkomunikasi dengan Anda bisa saja orang yang sangat berbeda dengan fotonya atau apa yang dikatakannya. (Pict credit: fakewarriors.org).

Jual Tanah Luas 648 Ha Di Kabupaten Tangerang

Order Detail
esa Munjul Kecamatan Muncul Kabupaten Tangerang
Jual Tanah Luas 648 Ha 
Lebar Muka 1300 m
Sertifikat / Girik leter D  sebanyak 1280 
Hanya Degan Tanda Tangan 2 Orang Tanah Bisa Dikuasai oleh Pihak Pembeli Dengan Mudah
Bebas sengketa dan kependudukan warga lokasi aman
Ditawarkan Cuma Dengan Rp. 200.000 / m2 masih bisa nego proses tidak berbelit belit
Cocok untuk Pengembang Kota Mandiri 
Lokasi Dekat dengan Bandara dan Pelabuhan\
Peminat Bisa Hubungi di Nomor 085385540721


Order Detail

Order Detail

Usulan Kartu Kendali Elpiji di Jepara

Order Detail



Foto: bd/ant
(Berita Daerah - Jawa) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengusulkan pengadaan kartu kendali untuk mengendalikan proses distribusi elpiji 3 kilogram kepada masyarakat di daerahnya.

"Dengan adanya kartu kendali elpiji, diharapkan distribusinya lebih terkendali dan tepat sasaran," kata Kabid Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara Subkan di Jepara, Jumat.

Untuk merealisasikan usulan kartu kendali elpiji, katanya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara akan melakukan dengar pendapat dengan DPRD Jepara.

Jika usulan tersebut bisa direalisasikan, dia memastikan, distribusi elpiji di Jepara lebih baik dan permasalahan pasokan bisa diminimalkan, karena pasokan disesuaikan dengan jumlah kartu kendali.

Ia mengakui, untuk merealisasikan wacana tersebut, memang butuh kerja keras semua pihak, terutama dalam hal pendataan masyarakat yang nantinya bakal menerima kartu kendali, termasuk sejumlah industri kecil menengah yang juga membutuhkan pasokan elpiji.

Usaha permebelan, katanya, ada yang membutuhkan elpiji 3 kg, terutama untuk proses pembuatan desain mebel yang diawali dengan proses pembakaran.

"Biasanya untuk membuat kesan kayu berwarna klasik atau tujuan lainnya," ujarnya.

Hanya saja, kata dia, hingga kini belum ada pendataan jumlah pengusaha mebel yang memang membutuhkan elpiji untuk kebutuhan usahanya.

Dia memastikan, terdapat beberapa sektor usaha kecil menengah yang juga membutuhkan elpiji 3 kg, seperti peternakan ayam yang butuh elpiji dalam jumlah banyak ketika musim hujan.

"Jumlahnya memang belum banyak. Namun, perlu didata secara menyeluruh agar tidak ada yang terlewatkan," ujarnya.

Beberapa daerah di Jepara, katanya, memang ada yang mengalami kesulitan pasokan elpiji 3 kg, seperti di Kecamatan Kedung dan Batealit, Jepara.

Adapun jumlah agen elpiji 3 kg di Jepara sebanyak 11 agen yang tersebar di beberapa kecamatan.

Sementara jumlah keluarga di Kabupaten Jepara saat konversi minyak tanah ke elpiji adalah sejumlah 293.175 keluarga, sedangkan tahun 2011 mencapai 370.058 keluarga.

(et/ET/bd-ant)

Asal Mula Dukuh Blimbingan Bawu

Order Detail


Legenda ini diceritakan secara turun-temurun oleh warga sekitar. Hingga saat ini, legenda asal-muasal Dukuh Blimbing, Bawu, Batealit, Jepara masih banyak diketahui masyarakat setempat. Seperti yang diceritakan Zazun (60 tahun) kepada Jepararaya.com.
Cerita ini dimulai dari keberadaan pohon belimbing yang sangat besar di wilayah tersebut. Diceritakan Zazun, dulu, di salah satu wilayah Desa Bawu, Kecamatan Batealit terdapat pohon belimbing yang sangat besar. Pohon tersebut berukuran besar tak seperti pohon belimbing pada umumnya dan berbuah sangat lebat.
Keanehan nampak pada pohon belimbing tersebut. Selain ukurannya yang sangat besar, buah belimbing di pohon tersebut memilik rasa yang berbeda. Separuh dari pohon belimbingnya memiliki rasa yang sangat manis, separuhnya lagi buahnya berasa sangat asam.
Keanehan lainnya, di bawah pohon belimbing tersebut terdapat banyak benda-benda aneh. Mulai dari keris berukuran keciul, batu akik, dan ubarampe sesajian. Warga sekitar mengaku pohon belimbing tersebut  memancarkan aura mistis yang sangat kuat.
Warga sekitar menyakini, pohon tersebut dihuni oleh makluk halus. Orang-orang sekitar sering menyebutnya Mbah Blimbing. Di pohon belimbing itu pula, banyak orang yang berdatangan untuk memenuhi nazarnya. Biasanya yang datang dengan membawa aneka masakan dari daging kambing atau nasi tumpeng. Kemudian makanan tersebut dimakan di tempat itu juga.
Bagi masyarakat yang beruntung, sering kali mendapatkan benda-benda aneh yang bertuah. Seperti yang sudah disebutkan di atas, seperti keris dan batu akik. Konon, barang-barang yang ditemukan tersebut memiliki kasiat. Siapa saja yang mendapatkan batu akik, diceritakan oleh masyarakat setempat, orang tersebut bias mengobati orang sakit.
Entah benar adanya atau tak isi cerita tersebut, yang pasti masyarakat menyakini begitulah asal mula Dukuh Blimbing, Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Jepara. Sehingga, oleh masyarakat setempat, tempat dimana pohon belimbing itu tumbuh dan wilayah di sekitarnya dinamakan Dukuh Blimbing. (JR-Dyah)

Ketua Umum LWI

Order Detail
Dari: Syaefurrahman, Kamis, 31 Mei 2012 13:20
Lembaga Wartawan Indonesia (LWI) adalah wadah profesi jurnalis untuk meningkatkan peran yang lebih berkualitas dan lebih maksimal baik dalam fungsinya sebagai jurnalis maupun sebagai anggota masyarakat yang perlu melakukan peran ...
Dilihat: 2895
Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5

0:05:47
Dari: Syaefurrahman, Kamis, 31 Mei 2012 13:13
Ketua Umum LWI Inan Riau Hasibuan mengatakan, sikap dasar jurnalis yang ingin diwujudkan adalah independensi, integritas dan kejujuran dalam melaporkan fakta. Wartawan jangan mudah terprofokasi dalam meliput dan menyampaikan ...
Dilihat: 2590
Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5

0:06:09
Dari: Syaefurrahman, Kamis, 31 Mei 2012 13:08
Tindakan premanisme selama ini memang ada yang dilakukan oleh "wartawan" tetapi juga oleh orang lain yang melakukan kekerasan terhadap wartawan. Banyak wartawan gadungan yang hanya membawa kartu prs untuk gagah-gagahan ...
Dilihat: 2160
Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5

0:06:01
Dari: Syaefurrahman, Kamis, 31 Mei 2012 12:57
Peran Sosial yang ingin diwujudkan oleh Lembaga Wartawan Indonesia (LWI) adalah pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, dengan tujuan membuka akses yang lebih luas terhadap kebutuhan masyarakat. Misalnya di bidang kesehatan, melakukan ...
Dilihat: 2167
Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5Rated 0 of 5

0:06:15
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGqPaZteBKJK2jvvaA4EpADuEyicZPTKwVF9mSv89ca20SjzsLRACujAGYNdAvO672LMeBd77xSkRYVGLaZBZPeAMmIoOBESaEY-7kwGTrGgq75NIrE9I3AKsU4-XQzJAKFWm9f0E5idEl/s1600/kilas+f+11.jpg
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KILAS FAKTA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger